KompasTV
Logo KompasTV pada 2011 dan 2017 | KompasTV
Ponimu Nawala Karsa Promo

7 tahun lalu, 9 September 2011, KompasTV secara resmi mengudara di bumi Nusantara, dalam acara Grand Launching KompasTV: Simfoni Semesta Raya. KompasTV hadir sebagai televisi hiburan milik Kompas Gramedia yang ditayangkan dalam kualitas HD menggantikan TV7 yang telah berubah menjadi Trans7.

Sebelum acara grand launching, KompasTV melakukan siaran percobaan di 9 kota di Indonesia dengan menggandeng televisi lokal yakni KTV Jakarta, STV Bandung, TVB Semarang, BCTV Surabaya, ATV Batu, MOSTV Palembang, KhatulistiwaTV Pontianak, MakassarTV, DewataTV Bali pada bulan Agustus 2011.

Serangkaian program-program hiburan pun diperkenalkan KompasTV saat siaran ujicoba. Beberapa diantaranya adalah Explore Indonesia, Teroka, Hidden Paradise, Ekspedisi Cincin Api, dan lain sebagainya. Kehadiran KompasTV dinanti-nanti masyarakat Indonesia karena kehadirannya akan menjadi saluran televisi alternatif bagi pemirsanya.

 

KompasTV tanpa “TV”, namun Kembali dengan “TV”

Setelah grand launching tepatnya akhir 2011, terjadi sedikit perubahan pada logo KompasTV di sudut kanan atas pesawat televisi pemirsa yakni logo KompasTV hanya menjadi Kompas tanpa kata TV. Hal ini disebabkan kehadiran KompasTV dipersoalkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), KPI menganggap KompasTV belum memiliki izin sebagai lembaga penyiaran dan bersiaran di televisi lokal yang memiliki Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) prinsip. KompasTV menanggapi persoal tersebut dengan menyatakan KompasTV hadir sebagai penyedia konten, persoalan tersebut tak mengurangi kualitas siaran dari KompasTV itu sendiri.

Setelah beberapa lama mengudara dengan nama ‘Kompas’, pada tahun 2014, KompasTV kembali menampilkan kata ‘TV’-nya. Beberapa alasan yang membuat itu semua terjadi adalah IPP yang sudah terbit bagi KompasTV, disusul juga dengan perubahan nama stasiun-stasiun TV lokal dibawah naungan KompasTV menjadi KompasTV [nama daerah].

Baca Juga Artikel Berikut!  Rewel-rewel Pemirsa Televisi : Kelas Musik kontra Kelas Ngihik

 

2015, Berpindah Frekuensi dan Studio Berita

Di tahun 2015, sebagai komitmen KompasTV sebagai saluran televisi yang menghadirkan kualitas tayangan terbaik bagi pemirsa-nya, KompasTV memindahkan frekuensi siaran untuk wilayah Jabodetabek.

Sebelumnya untuk wilayah Jabodetabek, KompasTV berada di kanal 28 UHF (KTV). Per 28 Juni 2015, KompasTV resmi memindahkan frekuensi siarannya ke kanal 25 UHF (eks. tv-Plus!). Lalu bagaimana nasib KTV? KTV akan menjadi bagian dari Kompas Gramedia, dan menjadi televisi lokal yang berfokus di wilayah Jabodetabek.

Dan tepat dibulan Juni juga, KompasTV resmi melaunching studio baru untuk pemberitaan-nya. Hal ini memperkuat tekad KompasTV untuk menjadi media informasi yang tegas, terarah, dan menumbuhkan harapan, sesuai dengan slogan Berita Kompas.

 

Menjadi Televisi Berita yang Menginspirasi dan Terpercaya

Diawal tahun 2016, porsi tayangan hiburan KompasTV semakin sedikit. Hal itu dikarenakan KompasTV akan segera memperteguhkan dirinya sebagai televisi berita dan inspirasi! Hal ini ditandai dengan masuknya mantan Pemimpin Redaksi Liputan 6 SCTV, Rosiana Silalahi menjadi Pemimpin Redaksi KompasTV sejak 1 April 2014 setelah meninggalnya Pemimpin Redaksi KompasTV dahulu, Alm. Taufik H. Miharja. KompasTV sebagai televisi berita sesuai dengan cita-cita pendiri Kompas Gramedia, Jacob Oetama yang menginginkan sebuah stasiun televisi berita milik Kompas Gramedia sendiri.

Pada acara Suara Indonesia 28 Januari 2016 lalu, KompasTV secara tegas akan bertransformasi menjadi saluran berita. Namun tidak juga melepas jatidiri KompasTV sebagai saluran inspirasi Indonesia.

Selama dua tahun terakhir ini, KompasTV kini memperbanyak konten berita. Dan pada 19 Oktober 2017 dalam acara Rosi Spesial: Launching Rumah Pilkada 2018, secara resmi KompasTV mempertegaskan dirinya sebagai stasiun televisi yang berfokus di bidang pemberitaan. Selain itu juga, KompasTV resmi melaunching logo baru-nya dan slogan baru-nya: Independen | Terpercaya.

Upaya ini mencerminkan bahwa konten-konten KompasTV kedepan akan berfokus ke pemberitaan. Tapi tidak juga menghilangkan program hiburan yang telah ada sebelumnya, bahkan Stand Up Comedy Indonesia masih tetap dilanjutkan yang kini memasuki musim ke-8.

Baca Juga Artikel Berikut!  Piala Dunia 2018: Siaran Digital Terrestrial, Kok Tidak Ada Sinyal?

 


Mewakili jajaran redaksi dan anggota redaksi Nawala Karsa dan Media Formasi, mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-7 untuk KompasTV. Semoga tetap menjadi saluran yang menghadirkan berita dan informasi yang Independen | Terpercaya.

Artikel ini dibuat bekerjasama dengan Media Formasi

Leave a Reply